AKU







Aku 
jika suatu saat nanti 
Aku bukan lagi alasan kau antar rindu 
setidaknya aku pernah memberimu bahu tempat sandar 

Aku 
Jika suatu saat nanti 
Aku Bukan lagi rumah untuk kau pulang 
Setidaknya aku pernah memberimu ruang 

Aku 
Jika suatu saat nanti 
Aku Bukan lagi menjadi pelangi yang indah 
Setidaknya aku pernah mewarnai dinding kelammu 

Aku 
Jika suatu saat nanti 
Aku bukan lagi alasan kau melangitkan doa 
Setidaknya aku pernah mengantarmu Mematahkan sayap-sayap semoga di Padang savanamu 

Dan aku
jika suatu saat nanti 
Aku bukan lagi menjadi pengembala puisi-puisi, dan penerjemah bahasa-bahasa
setidaknya aku pernah berusaha untuk tetap mencintaimu walaupun pada akhirnya aku tetaplah orang yang menyakitimu 

             soe, 22 Desember 2022
                        ~ Ryo liu~

Postingan populer dari blog ini

KAMU, KOPI DAN SENJA